suarablitar.com — Warga Palestina di Deir Al Balah, Jalur Gaza, mengalami krisis pangan yang parah, terlihat dari antrean panjang warga yang menunggu makanan di pusat distribusi. Menurut laporan lokal, ribuan orang terlihat antri sejak pagi untuk mendapatkan bantuan makanan.
Kondisi ini disebabkan oleh blokade yang berlangsung selama bertahun-tahun dan meningkatnya harga bahan pangan akibat krisis ekonomi. Beberapa warga mengungkapkan kesulitan yang mereka hadapi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kami terpaksa mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan sedikit makanan,” ujar salah satu warga.
Pemerintah setempat serta organisasi kemanusiaan terus berupaya memberikan bantuan, namun tantangan logistik dan sumber daya yang terbatas menyulitkan distribusi. Krisis ini diperkirakan akan semakin memburuk jika tidak ada intervensi segera.