Sekolah di Ambang Demo Diizinkan PJJ Sejak 1 September 2025

Nasional2 Dilihat

suarablitar.com — Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengizinkan sekolah-sekolah yang terletak dekat lokasi unjuk rasa untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Senin, 1 September 2025. Keputusan ini diambil dalam rangka mengantisipasi gangguan akses dan keamanan bagi siswa.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, dalam suratnya menyatakan bahwa satuan pendidikan yang berada di daerah terdampak unjuk rasa diperbolehkan untuk mengadakan pembelajaran dari rumah. “Bagi Satuan Pendidikan yang berada dekat dengan lokasi unjuk rasa atau terkendala akses, maka diperkenankan untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah,” ungkap Nahdiana.

Sekolah-sekolah yang tidak terpengaruh oleh unjuk rasa tetap dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka, dengan syarat komunikasi yang intensif dengan orang tua dan masyarakat. Nahdiana juga meminta kepala sekolah untuk melakukan pendampingan selama proses pembelajaran.

Keputusan ini diambil menyusul gelombang unjuk rasa besar-besaran yang terjadi di Jakarta, di mana ribuan orang memadati kawasan Gedung DPR RI, dan menyampaikan aspirasi terkait kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat. Aksi demonstrasi ini merupakan kelanjutan dari serangkaian unjuk rasa yang dimulai sejak 25 Agustus 2025.

Naik turunnya ketegangan sempat terjadi saat polisi membubarkan massa, yang menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas umum. Kejadian ini mendorong pihak Dinas Pendidikan untuk mengambil langkah cepat agar proses belajar mengajar tetap berjalan efektif dan aman selama situasi tidak menentu ini.