suarablitar.com — Jumlah pelaku penjarahan di rumah politikus Surya Utama alias Uya Kuya yang terjadi pada Sabtu malam (30/8) di Duren Sawit, Jakarta Timur, bertambah menjadi sembilan orang yang berhasil ditangkap polisi. Penangkapan dilakukan setelah kepolisian mengantongi bukti rekaman video dan barang bukti berupa perabotan rumah.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, mengkonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan di lokasi kejadian. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dan mencari pelaku lainnya, mengingat jumlahnya yang banyak. “Kami akan terus mendalami peran mereka. Penelusuran berdasarkan rekaman video dan siaran langsung di media sosial terus dilakukan,” ujar Dicky.
Sebelumnya, pihak Polsek Duren Sawit telah mengimbau massa untuk tidak melakukan tindakan pidana, namun imbauan tersebut gagal terlaksana akibat kerumunan yang besar. Penjarahan ini dipicu oleh protes masyarakat terhadap sikap anggota DPR dan tunjangan yang mereka terima, setelah Uya Kuya menjadi kontroversial dengan aksinya berjoget saat sidang tahunan pada 16 Agustus lalu.
Uya Kuya juga mengeluarkan pernyataan permohonan maaf kepada masyarakat, berjanji akan lebih hati-hati ke depannya. “Saya meminta kesempatan kedua untuk berbuat lebih baik,” katanya di akun Instagramnya, @king_uyakuya.