suarablitar.com — Situasi Erik ten Hag sebagai pelatih Bayer 04 Leverkusen berada dalam kondisi kritis setelah hanya dua laga di Bundesliga 2025-2026. Pelatih asal Belanda tersebut menerima kritik tajam dari publik dan pihak 내부 klub, sementara manajemen Leverkusen tidak menunjukkan dukungan nyata.
Ten Hag mengalami awal yang buruk, kalah 1-2 di kandang dari Hoffenheim di laga debutnya, dan gagal meraih kemenangan setelah hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan Werder Bremen meski sempat unggul. Ketidakpuasan ini mengemuka usai laporan dari Kicker yang menyebutkan bahwa manajemen Leverkusen sudah meragukan Ten Hag bahkan sebelum pertandingan kedua.
Direktur olahraga Leverkusen, Simon Rolfes, memilih untuk tidak memberikan komentar atau dukungan baik sebelum maupun sesudah pertandingan. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa posisi Ten Hag tidak aman dan klub berencana untuk menunggu hingga penutupan bursa transfer pada 1 September 2025 untuk menentukan langkah selanjutnya.
Memecat pelatih setelah dua laga dianggap sebagai pengakuan kesalahan, dan saat ini menjadi tanda tanya seberapa cepat manajemen akan mengambil keputusan jika situasi terus memburuk.