Driver ojol tewas dikeroyok massa setelah dituduh intelijen saat demo di Makassar

Berita4 Dilihat

suarablitar.com — Seorang driver ojek online bernama Rusdamdiansyah alias Dandi (26) tewas diduga dikeroyok massa saat kerusuhan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (29/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Keluarga korban menyebut Dandi dituduh sebagai anggota intelijen oleh massa aksi.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di depan Universitas Bosowa (Unibos). Dandi awalnya hanya menonton aksi demonstrasi sebelum dikeroyok setelah diteriaki “intel” oleh sekelompok orang. Sepupu korban, Ahmad, menjelaskan bahwa Dandi pergi ke lokasi bersama teman-temannya untuk merekam video.

Ahmad mengungkapkan, teriakan itu membuat massa marah dan menyerang Dandi. “Akhirnya korban yang tidak bisa dikendalikan massa, dikeroyok,” ujarnya. Dandi mengalami kondisi kritis dan dibawa ke Rumah Sakit Kementerian Kesehatan Center Point of Indonesia (CPI), namun tidak tertolong dan meninggal keesokan harinya. Pihak rumah sakit menggratiskan biaya perawatan setelah mengetahui Dandi adalah korban kerusuhan.

Peristiwa ini mengundang perhatian dan keprihatinan dari berbagai pihak.