suarablitar.com — Tokoh lintas agama di Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar acara doa bersama pada tanggal 30 Agustus 2023, di Kupang. Acara tersebut dihadiri oleh pemimpin berbagai agama, termasuk Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha, sebagai upaya menciptakan kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Majelis Agama Islam NTT, yang menyatakan bahwa doa bersama merupakan bentuk komitmen untuk menjaga kedamaian dan persatuan, terutama dalam menghadapi tantangan sosial dan budaya saat ini. Ia menekankan pentingnya dialog antaragama sebagai sarana untuk memperkuat toleransi.
Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut juga diisi dengan pembacaan doa serta refleksi damai dari masing-masing pemimpin agama. Melalui kegiatan ini, para tokoh agama berharap agar masyarakat NTT dapat hidup rukun dan harmonis, serta mengedepankan kasih sayang antar sesama.
Doa bersama ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTT, guna memperkuat kerukunan dan integrasi sosial di provinsi tersebut.