suarablitar.com — Gunung Etna di Italia kembali meletus, mengeluarkan awan abu setinggi 2.500 meter pada Selasa (10/10). Akibat dari erupsi ini, otoritas setempat menutup akses ke area sekitar gunung untuk menjamin keselamatan pengunjung dan warga.
Pusat Vulkanologi dan Geofisika Catania (INGV) menyatakan bahwa erupsi terjadi pada sore hari dan diikuti oleh beberapa gempa bumi kecil. Masyarakat di sekitar kaki gunung diimbau untuk tetap waspada, meskipun tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan.
Pejabat setempat menyebutkan bahwa penutupan area dilakukan untuk menghindari risiko akibat jatuhnya material vulkanik. Secara berkala, tim respons darurat akan mengevaluasi situasi untuk menentukan langkah selanjutnya.
Gunung Etna merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di dunia, dengan sejarah letusan yang telah berlangsung selama berabad-abad. Decorasi erupsi ini menunjukkan aktivitas vulkanik yang tetap tinggi dan tak terduga.