Tragedi Ojek Online Dilindas Rantis Brimob di Tengah Kerumunan

Otomatif9 Dilihat

suarablitar.com — Seorang pengemudi ojek online meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta. Rantis tersebut, yang diduga merupakan jenis Rimueng, menggunakan mesin bertenaga 3.200 cc dan melaju kencang di tengah kerumunan massa, menabrak dan melindas pengemudi tanpa berhenti.

Dalam video yang beredar, tampak massa mengerubungi kendaraan taktis tersebut sesaat setelah insiden. Rantis Rimueng dikenal sebagai kendaraan patroli yang dapat digunakan untuk berbagai operasi kepolisian, termasuk penanganan unjuk rasa dan pengamanan VVIP.

Dari informasi yang dihimpun, rantis ini dapat melaju dengan kecepatan hingga 100 km/jam di perkotaan dan mampu beroperasi di medan ekstrem, termasuk tanjakan dengan kemiringan 60 derajat. Kendaraan ini dilengkapi dengan sistem senjata, termasuk gun mounting dan gas air mata dengan kapasitas 15 peluru.

Rantis ini dirancang untuk mengangkut hingga 12 orang dengan bodi lapis baja yang mampu menahan serangan peluru, serta berukuran panjang 5,33 meter.

Humas Korps Brimob menyatakan bahwa kendaraan ini memiliki durabilitas tinggi dan tersertifikasi untuk berbagai operasi, termasuk pengamanan dan penyelamatan.

Kejadian ini menyoroti pentingnya keselamatan dalam penggunaan kendaraan dinas saat beroperasi di kerumunan masyarakat.