Kapolres Terdiam Saat Massa Demo Desak Keadilan Tuntut Tewasnya Affan

Nasional3 Dilihat

suarablitar.com — Pada 29 Agustus 2025, massa demonstrasi mulai berkumpul di depan gerbang utama Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, sekitar pukul 15.25 WIB. Aksi ini digelar sebagai respons atas tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis malam sebelumnya.

Demonstran mengerumuni pagar tinggi Polda dan mengecam aparat kepolisian dengan teriakan, meminta kehadiran Kapolri Irjen Listyo Sigit Prabowo. Kapolres Jakarta Selatan, Nicholas Ary Lilipaly, tampak tenang dan tidak menunjukkan reaksi terhadap teriakan massa.

Situasi semakin memanas ketika para demonstran bergerak menuju empat kendaraan kepolisian di halaman Polda. Mereka memukul mobil-mobil tersebut dengan batang bambu, menyebabkan bentrokan kecil. Dalam kekacauan itu, anggota polisi yang mengemudikan mobil patroli segera melarikan diri.

Massa terus berteriak, menuduh aparat sebagai “pembunuh”, sebelum akhirnya beberapa mobil patroli ditarik kembali ke dalam Polda dengan kerusakan cukup parah. Beberapa anggota aksi kemudian memanggil tim medis menggunakan pengeras suara untuk menangani anggota massa yang membutuhkan bantuan.

Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka akan menyelidiki kematian Affan secara transparan dan objektif. Saat ini, tujuh personel polisi terlibat dalam insiden tersebut sedang diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.