suarablitar.com — Jetour mengumumkan visi jangka panjangnya untuk pasar otomotif Indonesia, dengan rencana pengembangan lini produk yang mencakup mesin bensin, plug-in hybrid, dan kendaraan listrik murni. Hal ini diungkapkan oleh Caroline Ling, Vice President Sales and Marketing PT Jetour Motor Indonesia, yang menegaskan bahwa keputusan ini hasil riset pasar mendalam dan pemahaman terhadap dinamika industri otomotif di Indonesia.
Mobil Jetour akan diproduksi secara lokal di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM). Melalui strategi bernama ‘Travel+’, Jetour berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang berkelanjutan dan bukan sekadar penjualan mobil.
Jetour juga menerapkan strategi harga kompetitif dan layanan purnajual yang transparan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang lebih rasional. Saat ini, Jetour memiliki 16 showroom di berbagai kota seperti Jakarta, Bekasi, dan Surabaya, dan menargetkan untuk meningkatkan jumlah tersebut menjadi 30 hingga akhir tahun 2025.
Caroline Ling menekankan, “Kami percaya setiap model harus relevan dengan kebutuhan konsumen, baik dari segi teknologi maupun daya beli.” Jetour memandang Indonesia sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan mobilitas regional.