Massa Ojek Online dan Warga Pertahankan Aksi di Mako Brimob Kwitang, Bakar Pos Polisi sebagai Respons atas Kematian Sopir Ojol.

Berita9 Dilihat

suarablitar.com — Sejumlah massa yang terdiri dari pengemudi ojek online dan warga setempat masih bertahan di kawasan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, setelah terjadi insiden yang menewaskan seorang sopir ojek online. Massa sempat membakar pos polisi di bawah flyover Senen sebagai bentuk protes.

Hingga dini hari, petugas keamanan telah berusaha menghalau massa dengan menggunakan gas air mata. Meski demikian, mereka tetap bertahan di lokasi, dengan suara letusan dan petasan terdengar di sekitarnya. Titik-titik api dan asap hitam terlihat di kawasan ini, sementara beberapa pengendara kendaraan berhenti untuk melihat situasi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah bertemu dengan keluarga korban, Affan Kurniawan, untuk menyampaikan dukacita dan meminta maaf atas musibah tersebut. Jenderal Sigit menegaskan komitmen Polri untuk mengusut tuntas insiden ini dan meminta maaf kepada komunitas ojek online, serta menjanjikan tindakan tegas terhadap pelaku yang terlibat. Dia juga menjelaskan bahwa Polri siap membantu dalam proses pemakaman korban.